Wednesday, July 6, 2022

Walker's Story #1

Selasa, 02 Maret 2021 

Awal Perjalanan (Medan-Bengkulu) 1.390KM 

Nama aku Yogi, aku lahir hingga besar di kota kelahiranku yaitu Medan. Perjalanan ini adalah awal dari segalanya hingga terbentuk karakter yang sekarang aku rasakan. Hal baru, tempat yang belum pernah di tempuh bagiku, bahkan lamanya waktu perjalanan, akan dirasakan saat aku melakukan perjalanan ini nantinya. Aku membuat cerita ini untuk dibaca dan diketaui banyak orang yang mungkin bisa diambil pelajaran dari perjalanan ini. 

          Foto bersama keluarga 02/03/2022 

Pada tanggal 02 Maret 2022 adalah hari dimana perjalanan dimulai, Tepat hari selasa pukul 09.00 WIB, aku diantarkan oleh keluarga ke Terminal Amplas yang jaraknya sekitar 10-15 KM dari lokasi tempat aku tinggal. Aku dan Keluarga menggunakan kendaraan roda 2 (sepeda motor) untuk bisa sampai dilokasi tempat aku berpisah dengan keluarga untuk waktu yang cukup lama. 

Walau sedikit terlambat pada akhirnya kami tiba di Teriminal. Saat itu perpisahan singkat dengan keluarga yang menghantarkan diriku, diantaranya ada Mama, Tante, Nanguda(istri dari adik bapak). Sebelum berpisah aku masih ingat dengan pesan yang mereka lontarkan kepadaku, yang berkata "Hati-hati dijalan nak dan disetiap tempat yang kamu kunjungi, jaga tata krama dan sehat-sehat dikampung orang", kata-kata tersebut menjadi pondasi awal untuk pribadi dalam awal hingga akhir nantinya perjalanan ini. 

Setelah sekitar 1 Jam'an menunggu, akhirnya bus yang akan membawa, kami berangkat menuju Provinsi Bengkulu dengan jarak yang ditempuh sekitar 1.390 KM. Bengkulu menjadi Provinsi pertama untuk dikunjungi, sekaligus aku gunakan sebagai titik awal untuk membuat rute perjalanan kedepannya dan tempat untuk aku bertemu lagi dengan teman-teman yang sebelumnya pernah aku temui di Bengkulu. 

2 Hari 2 Malam berlalu, di tanggal 04 Maret 2021, bus yang membawa kami tiba dan tidak butuh waktu lama aku dijemput sekitar pukul 01.00 WIB, oleh 2 orang teman yang mempunyai nama Acen & Marsel. Acen & Marsel adalah manusia yang akan membantu serta senantiasa menemani aku selama di Bengkulu.

                  foto bersama Acen & Ega 

Jarak dari lokasi pemberhentian bus di Bengkulu kerumah keluarga Marcel hanya sekitar 2-5 Menit. Sesampainya dirumah Marsel aku segera meletakkan barang bawaan aku dan membersihkan badan sebelum akhirnya aku ber-istirahat. 

Beberapa hari berlalu, setelah berlama² menikmati hidup di Bengkulu, salasatu teman yang mempunyai nama panggilan Mon (aku menyebutnya Tulang), mengajakku untuk backpacker'an ke Lebong dalam waktu beberapa hari. 

Perjalanan ke Lebong dan kedaerah lainnya akan dilewati hingga berlanjut ketika aku berada di Pulau Jawa. Ini hanya sepenggal cerita untuk awal memulai menceritakan perjalanan. Bersambung...



365 hari mengabdi akan Karimun

 13 Maret, 2026  KEPUTUSAN          Hai... aku Yogi tapi kali ini sebut aja selalu dengan panggilan " Walker's ". Yess... karn...